Skip to main content

Posts

Allah, Engkaulah Sebaik-Baik Kawasan Berharap

Muhasabah diri: Pernah, saya jatuh cinta pada anak manusia. Aku sebut beliau pangeran  impian. Pernah, saya berharap pada sosoknya. Dimana hadirnya, selalu kudamba. Pernah saya rindu, serindu-rindunya... Ketika namanya disebut, bergetarlah seluruh jiwa. Aku sangat mengaguminya... Karena beliau begitu indah. Akupun berpikir, tak kan bisa hidup tanpanya. Jangankan berpisah raga, jauh sedetikpun saya tak bisa. Aku menangis bila tak jumpa. Hatiku sedih dan pilu, ketika tak ada kabar tentangnya. Pernah juga saya merasa... Hanya beliau yang bisa membuatku jatuh dan mencinta. Aku semakin terlena menikmati cinta fana. Ku jauh dan melupakan Dia alasannya ialah dia. Hingga remuk hatiku ini alasannya ialah kelakuanku sendiri. Pernah juga ku hampir mati... Terdampar ku berhenti berharap. Hingga ku sadari hitamnya luka ini. Tapi tak sepenuhnya hitam. Ada sesuatu dibalik pekatnya hitam. Seperti pelangi yang muncul sesudah mendung dan hujan. Ternyata, Allah tel...
Recent posts

Bilangan Prima, Pelajaran Matematika Kelas 4 Sd

Bilangan Prima Saya lupa kapan persisnya bilangan prima diajarkan saat saya masih sekolah dulu. Seingat saya, waktu itu guru saya menandakan cara mencari FPB dan KPK dengan pohon faktor. Jika bilangan yang dicari faktor primanya merupakan bilangan genap, maka harus dibagi 2. Dan kalau bilangan yang dicari faktor primanya merupakan bilangan ganjil maka harus dibagi 3 atau 5. Saya tidak tahu kalau 2, 3, dan 5 yakni bilangan prima. Namanya juga anak SD, biasalah kalau guru menerangkan, muridnya tidak memperhatikan salah satunya yakni saya hehehe.  Meskipun saya menyukai Matematika, tapi saat guru menerangkan, seringkali saya tidak mood. Bagaimana mungkin murid merasa nyaman dengan guru killer yang pemarah. Setiap mengajar , matanya merah menyerupai darah. Kamipun takut dan serba salah. Ini selalu terjadi saat pelajaran Matematika berlangsung. Sehingga apa yang disampaikan oleh guru menyerupai angin kemudian saja, masuk indera pendengaran kanan, keluar indera pendengaran kiri. A...

2 Teladan Surat Eksklusif Untuk Teman Atau Teman Lama

Surat Pribadi Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan cara menulis surat eksklusif yang ditujukan kepada sobat atau sahabat. Menulis surat untuk sobat atau sahabat merupakan bahan Bahasa Indonesia. Sedangkan definisi dari surat yaitu sarana komunikasi untuk memberikan gosip secara tertulis oleh satu pihak kepada pihak lain. Surat dibedakan menjadi dua yaitu surat resmi dan surat tidak resmi. Surat resmi disebut juga surat dinas, sedangkan surat tidak resmi disebut surat pribadi. Surat dinas bersifat resmi, ditulis berkaitan dengan kedinasan atau kelembagaan dan dibubuhi stempel, sedangkan surat eksklusif bersifat  tidak resmi dan berisi masalah-masalah pribadi. Surat eksklusif biasanya berisi banyak sekali ungkapan hati dan pengalaman pribadi. Oleh alasannya itu surat eksklusif memakai bahasa sehari-hari. Berikut ini yaitu teladan surat eksklusif untuk sobat atau sahabat yang dapat dijadikan rujukan untuk kiprah sekolah. Surat 1 Kediri, 25 Oktober 2016 Untuk...

Wawancara Dengan Pedagang Cilok Dan Pedagang Nasi Pecel Tumpang

Pada kesempatan kali ini, admin akan membagikan 2 pola teks wawancara untuk memenuhi kiprah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum membahas pola teks, ada baiknya kita ulas lagi wacana pengertian wawancara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wawancara yakni kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh pewawancara sebagai penanya dan narasumber sebagai orang yang ditanya. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk menggali gosip tertentu dengan cara tanya jawab guna mencapai tujuan yang direncanakan untuk wawancara itu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam wawancara diantaranya yakni : 1. Menentukan topik wawancara (permasalahan yang akan dibicarakan) 2. Menentukan narasumber (orang yang bersedia diwawancarai) 3. Membuat kesepakatan dengan narasumber (menentukan waktu dan daerah untuk bertemu) 4. Membuat daftar pertanyaan 5. Menggunakan bahasa yang sopan dan santun 1. Wawancara dengan pedagang pentol cilok Siswi : " Permisi bang, maaf mengganggu. Boleh ...